JURNAL HARI INI :
Latest Post

MANFAAT TANAMAN TUBA

Written By psychologymania.com on Kamis, 21 April 2016 | 06.11

Manfaat Tanaman Tuba sangat besar. Tanaman ini merupakan penghasil bahan beracun yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama serangga, baik diluar ruangan maupun di dalam ruangan. Disamping rotenon sebagai bahan aktif utama, bahan aktif lain yang terdapat pada akar tanaman Tuba (Derris elliptica) adalah deguelin, elliptone, dan toxicarol. Bahan aktif ini ditemukan pada akar tuba dengan kadar antara 2,5-3%, paling banyak terkandung dalam kulit akar (Sari, 2004: 16).
Tanaman tuba sering digunakan sebagai racun ikan. Namun dapat juga dapat digunakan sebagai pestisida, yaitu untuk pemberantasan hama pada tanaman sayuran, tembakau, kelapa, kina, kelapa sawit, lada, teh, coklat, dan lain-lain (Subiakto, 2009: 11). i Kalimantan, ekstrak akarnya digunakan sebagai racun untuk anak panah.

CIRI-CIRI TANAMAN TUBA

Ciri-ciri Tanaman Tuba berbeda dengan tumbuhan lain. Tuba merupakan tumbuhan berkayu memanjat 7-15 pasang daun pada tiap rantingnya. Daun muda berambut kaku pada kedua permukaannya. Di bagian bawah daun diliputi oleh bulu lembut berwarna pirang. Batangnya merambat dengan ketinggian hingga 10 meter. Ranting-ranting tuba tua berwarna kecoklatan (Kardinan, 1996: 33).
Mahkota bunga tumbuhan Tuba berwarna merah muda serta sedikit berbulu. Tumbuhan beracun ini juga mempunyai buah berbentuk lonjong (oval), dengan sayap yang tipis di sepanjang kedua sisi. kekacang nipis dan rata berukuran  9 cm, lebar 0.6 – 2.5 cm. dan terdapat 1 – 4 biji dalam satu kekacang.
Tumbuhan peracun ikan ini tumbuh berpencar-pencar, di tempat yang tidak begitu kering, di tepi hutan, di pinggir sungai atau dalam hutan belukar yang masih liar dan kadang-kadang ditanam di kebun atau pekarangan. Di Jawa tanaman tuba didapati mulai dari dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1500 m dpl.

PENGGUNAAN AKAR TUBA

Penggunaan akar tuba sangat banyak. Sebelum insektisida organik sintetik digunakan secara luas, para petani di pulau Jawa sering menggunakan cairan perasan tembakau dan akar tuba untuk mengendalikan kutu tanaman dan beberapa jenis ulat pada tanaman palawija dan sayuran tertentu.
Bahan insektisida dari akar tuba dilaporkan telah digunakan untuk mengendalikan hama tanaman di Malaysia sejak tahun 1848 (Prijono dan Triwidodo, 1993). Selain itu akar tuba digunakan sebagai insektisida dalam membunuh hama pada biji kacang hijau (Callobruchus analis) (Kardinan, 2000).
Di bidang perikanan akar tuba selain berfungsi sebagai bahan peracun ikan baik di kolam maupun di perairan bebas, juga dapat digunakan untuk pemberantasan ikan liar di tambak dalam usaha intensifikasi budidaya ikan dan udang (Hanafi, 1979).
Bubuk akar tuba efektif untuk membasmi Poecilia reticulate (jenis ikan pengganggu di kolam air tawar dan payau) (Guerrero et al., 1990). Manfaat lainnya dapat membunuh kutu kepala pada manusia (Peniculus himanus) (Sosromarsono, 1990),sebagai anti ektoparasit untuk membunuh kutu pada anjing(Heyne, 1987), serta sebagai bioinsektisida dalam pengendalian nyamuk (Kardinan, 2009). Ekstrak akar tuba dapat mematikan larva Aedes aegypti (LC50=1,90 mL/10mL) dan Culex quinquefaciatus (LC50 = 18,53) (Yoon, 2009).

KANDUNGAN TUMBUHAN TUBA

Kandungan tumbuhan tuba sangat banyak. Tuba memiliki kandungan zat beracun yang banyak terdapat di dalam akar tuba. Zat beracun terpenting yang terkandung pada akar tuba adalahrotenon/tubotoxin dengan kadar yaitu 0,3-12%, secara kimiawi digolongkan ke dalam kelompok flavonoid. Zat-zat beracun lainnya adalah deguelin (0,2-2,9 %), elliptone (0,4-4,6%) dan toxikarol (0-4,4%), tetapi belum pernah digunakan sebagai insektisida karena kandungannya dalam akar tuba sangat rendah (Martono et al., 2004). Menurut Isroi (2008), rotenon dapat digunakan sebagai moluskisida untuk membasmi moluska seperti siput maupun keong, insektisida untuk membunuh insekta seperti serangga, nyamuk, lalat dan hama pada tanaman dan sebagai akarisida untuk membasmi hewan berkaki lebih dari empat seperti tungau, caplak dan pinjal.
Rotenon merupakan insektisida alami yang kuat, titik lelehnya 1630C, larut dalam alkohol, karbon tetraclorida, kloroform dan pelarut organik lainnya (WHO, 1992). Bahan aktif rotenon mempunyai beberapa sifat yaitu sangat beracun terhadap ikan dan serangga, bekerja sebagai racun perut dan kontak, serta residu tidak persisten (Ratnawati, 1986).
Toksisitas rotenon lebih tinggi pada ikan dan serangga karena toksisitasnya lebih tinggi melalui insang atau trakea, tetapi pada mamalia tidak mudah melalui kulit atau melalui saluran pencernaan. Kematian pada manusia dan mamalia yang disebabkan rotenon jarang terjadi karena efeknya menyebabkan muntah (WHO, 1992).
Sebagai racun perut rotenon akanmasuk ke dalam tubuh melalui mulut karena insekta maupun ikan biasanya mengambil makanan dari tempat hidupnya, sehingga menghalangi ikatan enzim Nikotinamida Adenin Dinukleotida (NADH) dengan sitokrom c-reduktase dan sitokrom komplek yang berada di dalam mitokondria, akibatnya sel kehilangan energi dan pernafasan sel akan terhenti. Sebagai racunkontak rotenon juga dapat masuk ke dalam tubuh insekta maupun ikan melalui kulit dan masuk ke dalam sel-sel epidermis yang selalu mengalami pembelahan dalam proses pergantian kulit, sehingga sel-sel epidermis mengalami kelumpuhan (paralisis) dan akhirnya mati. Sebagai racun pernafasan rotenon dapat masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernafasan yang kemudian akan diteruskan melalui pembuluh atau tabung trakea yang bercabang-cabang sampai mencapai jaringan tubuh (otot dan saraf). Rotenon yang masuk ke dalam tubuh akan menyebar ke seluruh jaringan tubuh dan secara selektif menyerang sistem saraf pusat sehingga sel-sel saraf akan mengalami kelumpuhan yang diakhiri dengan kematian (Sayono et al., 2010).
Beberapa produk komersial menambahkan bahan sinergis untuk meningkatkan kinerja rotenon dengan mencampurkan piretrin, tembaga atau belerang (Novizan, 2002). Rotenon diklasifikasikan oleh World Health Organization (WHO, 2011), sebagai insektisida kelas II dengan tingkat bahaya menengah. Rotenon sangat cepat rusak di air dan di tanah, dalam waktu 2-3 hari dengan paparan sinar matahari seluruh racun rotenon akan hilang.

PENYEBARAN TUMBUHAN TUBA

Penyebaran tumbuhan tuba cukup luas. Menurut Westphal dan Jansen (1987), tuba merupakan tanaman liar yang telah dibudidayakan. Budidaya tanaman ini dapat ditemukan mulai dari India hingga Papua Nugini termasuk seluruh kawasan Asia Tenggara. Tanaman ini juga telah dibudidayakan di daerah tropik Afrika dan Amerika.
Tanaman tuba tersebar di seluruh Nusantara dan di Jawa dibudidayakan di kampung-kampung. Di Jawa ditemukan mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1500 m dari permukaan laut, tumbuh di tempat yang tidak begitu kering dalam hutan dan belukar, di tepi hutan serta pinggir sungai dan selalu tumbuh terpencar (Heyne, 1987). Pada tahun 1940 luas tanaman tuba di Indonesia ditaksir sekitar 7000 ha.
Tuba (Derris elliptica) merupakan tumbuhan merambat yang membelit dengan tinggi 15 meter. Batangnya sebesar jari-jari tangan, tetapi ulet tidak dapat diputuskan. Ranting tua berwarna coklat dengan lentisel yang berbentuk seperti jerawat. Tumbuhan ini mempunyai akar tunggang.
Produksi akar tuba kering antara 1-2,5 ton/ha dengan jumlah ekspornya mencapai 570 ton, baik yang berasal dari perkebunan maupun dari tanaman rakyat (Mujinan, 1981).

MENGENAL TUMBUHAN TUBA

Tumbuhan Tuba adalah nama jenis tumbuhan dari Asia Tenggara dan kepulauan di Pasifik Barat Daya yang biasa digunakan untuk meracuni ikan. Ada beberapa jenis tuba, tetapi yang umum diketahui sebagai tumbuhan tuba adalah dari jenis Derris elliptica dan Derris malaccensis yang banyak dijumpai di Indonesia dan Malaysia (WHO, 1992).Tuba (Derris elliptica) termasuk ke dalam famili Fabaceae (Leguminocae), tanaman ini merupakan liana yang tumbuh membelit padatumbuhan/pohon lain, dengan panjang 5-10 meter. Ranting yang sudah tua berwarnacoklat dengan lentisel yang berbentuk jerawat dan bertangkai pendek. Daunnya tersebar disepanjang tangkai dan sisi bawah daun berwarna hijau keabu-abuan atauhijau kebiru-biruan, serta tangkai bunganya berwarna ungu dengan panjangnya kurang lebih satu cm. Buah polong berbentuk oval sampai memanjang dengan jumlahbiji 1-2 dan musim berbuah pada bulan April-Desember (Sitepu, 1995).
Tanaman tuba memiliki nama yang berbeda-beda pada setiap daerah, seperti di Kalimantan Barat tanaman ini dikenal dengan nama akar jenu, kayu tuba, tuba kurung. Di daerah Jawa dikenal dengan nama besto, oyod ketungkul, oyod tungkul, tuba, tuba akar, tuba jenu. Di daerah Sunda dikenal dengan nama tuwa, tuwa lalear, tuba leteng, sedangkan di Sumatera dikenal dengan nama tuba jenuh, tuba dan tuba jenong dan di Bali disebut dengan tuba(Adharini, 2008).
Menurut WHO (1992), taksonomi tumbuhan tuba (Derris elliptica) diklasifikasikan sebagai berikut:
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dikotyledonae
Ordo : Rosales
Famili : Leguminoceae
Genus : Derris
Species : Derris elliptica
Pernah mendengar peribahasa “madu di balas air tuba”. Tuba yang dimaksud disini adalah tumbuhan tuba. Jadi tumbuhan tuba sebenarnya sangat terkenal, setidaknya dalam peribahasa.

ALASAN KUCING MAKAN RUMPUT

Written By psychologymania.com on Rabu, 20 April 2016 | 06.43

Kucing makan rumput? Kedengarannya aneh, tapi itulah faktanya. Walaupun kucing termasuk hewan karnivora, kucing terkadang makan rumput. Kucing memakan rumput sebagai lalapan untuk kebutuhan protein nabati yang dibutuhkan tubuh kucing, khususnya kesehatan pencernaannya.
Rumput yang di makan oleh kucing berguna untuk membantu proses pencernaannya, terutama untuk mengeluarkan bulu-bulu yang tertelan saat kucing menjilati bulu-bulunya. Bulu yang tertelan setiap hari akan menggumpal dalam pencernaan kucing yang disebut hairboll. Dan mengkonsumsi rumput akan membantu kucing mengeluarkan gumpalan bulu-bulu tersebut. Karena bila gumpalan bulu-bulu yang ada dalam pencernaan kucing tidak dikeluarkan akan mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan kucing. Seperti, nafsu makan kucing akan berkurang, susah  pup, batuk dan lemas.
Dengan memakan rumput, kucing memenuhi kebutuhan nutrisinya, terutama kebutuhan akan serat. Serat ini sangat dibutuhkan karena karena kucing memakan makanan keras seperti daging, tulang yang kesemuanya rendah serat. Makanan yang rendah serat akan berbahaya pada pencernaan kucing. Dengan memakan rumput, akan memenuhi hal itu.

Sekilas tentang Asteroid

Written By psychologymania.com on Minggu, 17 April 2016 | 00.42

Asteroid merupakan benda angsa yang berbeda dengan benda angkasa lainnya. Berdasarkan jaraknya terhadap matahari, planet-planet dikelompokkan menjadi planet dalam dan planet luar. Planet dalam merupakan planet yang jaraknya dekat ke matahari, sedangkan planet luar merupakan planet yang jaraknya ke matahari sangat jauh. Planet yang dikategorikan sebagai planet dalam adalah Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Sedangkan planet yang dikategorikan sebagai planet luar adalah Jupiter, saturnus, Uranus, neptunus, dan Pluto.
Di antara planet dalam dan planet luar terdapat sabuk yang disebut asteroid, yang merupakan ribuan planet kecil dan pecahan-pecahan yang asalnya masih belum jelas. Dengan demikian Asteroid merupakan planetplanaet yang berukuran kecil yang lintasannya berada di antara planet dalam (Mars) dan planet luar (Jupiter). Asteroid yang ada di luar angkasa jumlahnya sangat banyak, namun sampai saat ini telah dapat direkam ribuan asteroid beserta orbitnya. Orbit asteroid kebanyakan berada di antara orbit planet Mars dan planet Jupiter. Penemuan asteroid pertama kali terjadi pada tahun 1801 oleh seorang astronom Italia yaitu Piazzi. 

Mengenal Meteor

Meteor disebut pula sebagai bintang jatuh. Hal ini karena benda-benda angkasa adakalanya tertarik oleh gaya tarik bumi, sehingga masuk ke dalam atmosfir bumi dan bergesekan dengan udara sehingga menjadi panas dan berpijar yang nampak seperti bintang jatuh. Benda-benda langit yang beterbangan secara tidak teratur dengan orbit tidak tetap dan tidak bercahaya disebut meteorid.
Meteor yang jatuh apabila kita lihat akan mempunyai cahaya yang melewati langit seperti bola api Sebelum sampai ke bumi, biasanya meteor itu hancur di udara. Pecahan meteor ini disebut batu meteor atau meteorit yang sangat keras. Kandungan bahan kimia yang terdapat dalam meteorit adalah nikel, besi, silisium, magnesium dan alumunium. Batu meteor ada yang sampai ke permukaan bumi, seperti di Mexico yang beratnya sampai 25 ton, di Siberia yang beratnya sampai 33 ton, serta di selatan Yogyakarta, namun tidak terlalu besar.
Hujan meteor atau pancaran meteor terlihat di langit hamper pada tanggal yang sama dalam setiap bulan. Kejadian yang paling indah terjadi sekitar tanggal 3 Januari, 12 Agustus, dan 14 Desember. Meteor yang besar tidak habis terbakar, sehingga akan jatuh ke permukaan bumi. Meteor yang jatuh ke bumi akan membentuk kawah-kwah seperti kawah Barringer yang terletak di wilayah Arizona yang terbentuk sekitar 40.000 tahun yang lalu.

Mengenal Komet

Komet merupakan salah satu benda angkasa yang ukurannya relatif kecil. Komet disebut juga bintang berekor, karena jenisnya hampir sama dengan bintang yang berkelip-kelip dan memiliki ekor panjang yang juga bercahaya bahkan cahayanya nampak seperti menyala. Ekor komet sangat panjang, sampai puluhan juta kilometer. Orbit komet kebanyakan seperti parabola, sehingga hanya dapat melihat komet sesekali saja.
Komet terdiri atas dua bagian, yaitu bagian kepala dan bagian ekor. Pada dasarnya ekor komet merupakan bagian kepala komet yang terlempar akibat gaya dorong matahari. Energi matahari inilah yang menyebabkan ekor komet bercahaya. Saat komet yang cemerlang dapat terlihat, cirri yang paling mencolok adalah ekornya. Panjang ekor komet sekitar 1 sampai 100 juta kilometer. Ekor komet terbentuk dari gas dan coma yang selalu menunjuk kea rah yang berlawanan dengan matahari.
Komet dapat memiliki satu jenis ekor atau dua jenis ekor yang disebut komet berekor ganda. Jenis ekor komet pertama disebut tipe I, berupa ekor yang memanjang dan hampir lurus dengan struktur berupa serabut yang terdiri dari gas yang terionisasi. Sedangkan jenis ekor kedua disebut tipe II atau ekor debu yang berbentuk kelokan tajam dan lebih kabur dengan materi penyusunnya debu yang diterpa oleh cahaya matahari. Gas-gas yang menyusun ekor komet adalah CO+, gas nitrogen (N2), CH+, gas karbon dioksida (CO2), dan ion OH-. Ion-ion tersebut terbentuk pada saat molekul yang ukurannya lebih besar terpisahkan oleh angina matahari.
Komet yang ada di luar angkasa jumlahnya sangat banyak, yang menurut salah seorang astronom Johann Kepler diibaratkan sebanyak jumlah ikan yang ada di samudra. Beberapa komet telah dikenal manusia sesuai dengan nama penemunya, seperti komet Halley, komet Ikeya Seki, komet Kohoutek, dan komet West. Pada zaman dahulu, munculnya komet di muka bumi sering dikaitkan dengan alamat akan datangnya malapetaka. Seringkali munculnya komet dianggap akan meninggalnya orang-orang besar, seprti raja. Salah satu komet yang pernah muncul di muka bumi adalah komet Halley, yang muncul di London pada bulan Maret 1997. Dalam penampakkan komet Halley pada tahun 1910, ekor komet terentang sampai lebih dari 900 di lengkung langit.
Semua komet yang ada dalam tata surya beredar dengan bentuk lintasan elips (bulat telur). Periode orbit komet bervariasi, mulai dari yang tercepat sampai yang terlambat. Periode orbit komet tercepat selama 3,3 tahun, sedangkan periode orbit komet terlambat dapat mencapai ribuan tahun untuk satu kali orbit. Hampir semua massa komet terpusat pada inti (nucleus). Berdasarkan hasil penelitian, inti komet tersusun oleh beberapa materi seperti air (H2O), gas karbon monoksida (CO), methanol (CH3OH), gas ammonia (NH3), serta gas metana (CH4). Pada saat komet mendekati matahari, semua materi tersebut akan menyublim dan membeku membentuk kabut gas dan debu yang disebut sebagai coma. Diamater inti komet hanya berkisar beberapa kilometer, dengan kerapatan antara 0,1 sampai 1 gram/cm3.
Banyak teori yang menyebutkan asal mula terbentuknya komet. Namun teori yang sampai saat ini masih diterima adalah teori yang menyebutkan bahwa komet terbentuk bersamaan dengan terbentuknya tata surya. Banyak di antara komet terutam yang berumur pendek, pecah secara perlahan-lahan akibat gaya gravitasi matahari. Pada saat bumi melintasi orbit komet, kita yang ada di bumi dapat melihat terjadinya hujan komet.

Karakteristik Matahari Sebagai Anggota Tata Surya

Anggota tata surya merupakan benda-benda angkasa yang pergerakannya selalu dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Anggota tata surya terdiri dari matahari, sembilan planet, satelit, komet, dan asteroid. Planet-planet beredar mengelilingi matahari dengan orbit tertentu yang berbentuk elips. Selain benda-benda tersebut, ternyata ada benda lain yang merupakan anggota tata surya yaitu satelit. Satelit merupakan benda angkasa yang mengelilingi planet.
Contoh yang termasuk satelit adalah bulan. Bulan merupakan satu-satunya planet bumi yang bergerak mengelilingi bumi. Setiap hari matahari terbit dari arah timur dan terbenam di barat. Dahulu orang mengira bahwa bumi yang kita tempati ini merupakan pusat dari jagat raya. Artinya semua benda langit seperti matahari, bulan, bintang, dan planetplanet beredar mengelilingi bumi. Munculnya anggapan ini karena kita melihat seolah-olah benda-benda langit itulah yang bergerak. Kita dapat mengamati seolah-olah matahari yang bergerak dari timur ke barat. Orang yang pertama kali menentang bahwa bumi sebagai pusat jagat raya adalah Nicolas Copernicus.
Sebenarnya yang bergerak bukan matahari melainkan bumi. Bumi berputar mengelilingi matahari pada porosnya sekali dalam 24 jam. Perputaran bumi mengelilingi matahari disebut revolusi. Ketika bumi berputar, ada bagian bumi yang mengarah ke matahari dan ada pula bagian bumi yang tidak mengarah pada matahari. Bagian bumi yang mengarah ke matahari akan mendapat sinar dari matahari dan bagian yang tidak mengarah pada matahari tidak mendapat sinar matahari. Keadaan di mana bagian bumi terkena sinar matahari disebut keadaan siang, dan keadaan di mana bagian bumi tidak terkena sinar matahari disebut malam. Waktu yang diperlukan bumi untuk berputar mengelilingi matahari disebut satu tahun. Selain mengelilingi matahari, bumi juga berputar pada porosnya. Perputaran bumi pada porosnya disebut rotasi bumi.
Cahaya matahari yang sampai ke bumi pada waktu pagi dan sore terasa kurang panas di bandingkan dengan siang hari. Mengapa demikian? Pada waktu padi dan sore hari cahaya yang sampai ke bumi arahnya tidak tegak lurus, melainkan condong atau miring. Sedangkan pada waktu siang hari cahaya matahari yang menuju bumi arahnya tegak lurus. Karena letaknya miring atau condong, maka pada waktu pagi dan sore hari bumi yang terkena cahaya matahari wilayahnya lebih luas. Sebaliknya pada waktu siang hari kedudukan matahari tegak lurus, sehingga bumi yang terkena cahaya matahari lebih sempit, seolah-olah cahaya matahari itu lebih memusat.
Matahari (Sun) dapat memancarkan cahaya sendiri. Oleh karena itu matahari dikelompokkan ke dalam bintang. Dari sekian banyak bintang yang terdapat dalam galaksi bima sakti, matahari merupakan salah satu bintang yang sangat penting bagi kehidupan manusia, tumbuhan, dan hewan. Energi yang dipancarkan oleh matahari dapat membuat bumi tetap menjadi hangat, menjadikan udara dan air yang ada di bumi selalu bersirkulasi, tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis, serta banyak lagi yang lainnya. Panas matahari juga menjadi sumber energi bagi kehidupan manusia yang ada di bumi, seperti sebagai sumber pembangkit listrik tenaga surya.
Tanpa adanya matahari, kehidupan di bumi tidak akan ada. Dari hasil fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan hijau akan dihasilkan gula (glukosa; C6H12O6) dan gas oksigen yang merupakan salah satu gas untuk pernapasan. Dibandingkan dengan bintang-bintang yang lain, matahari merupakan bintang yang paling dekat dengan bumi, yaitu sekitar 150 juta Km atau disebut satu satuan astronomi (1 SA). Menurut para ahli, suhu atau panas di permukaan matahari mencapai sekitar 5.5000C, sedangkan suhu di bagian dalamnya tentu akan lebih besar dari 55000C. Karena suhunya yang sangat tinggi, maka seluruh matahari terdiri dari gas, tidak ada benda padat atau benda cair.
Meskipun matahari dikategorikan sebagai bintang, tetapi matahari tidak dapat dilihat seperti bintang yang lain dari bumi. Cahaya matahari dapat sampai ke bumi dalam waktu 8 menit. Cahaya matahari yang terang ini dapat menyebabkan seseorang yang terus-menerus memandang matahari menjadi buta. Jumlah cahaya matahari yang sampai ke bumi dikenal sebagai konstan solar yang besarnya hampir sama dengan 1,37 kilowatt permeter persegi setiap saat.
Matahari merupakan bintang yang sangat besar, degan garis tengah sekitar 109 kali garis tengah bumi. Walaupun matahari merupakan bintang yang sangat besar, akan tetapi masih terdapat bintang lain yang lebih besar dari pada matahari yaitu bintang Antares atau bintang merah yang bersinar terang. Garis tengah bintang Antares sekitar 400 kali garis tengah matahari. Bintang Antares letaknya sangat jauh dari bumi, dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Oleh karena itu sinarnya tidak seterang sinar matahari.
Menurut para ahli, pada matahari terdapat noda hitam yang disebabkan oleh perbedaan suhu di permukaan matahari. Noda hitam ini menandakan kawasan yang “kurang panas” di bandingkan kawasan lainnya. Adakalanya cahaya matahari tidak dapat sampai ke permukaan bumi karena terhalang oleh bulan yang mengelilingi bumi. Keadaan ini disebut gerhana matahari.
Secara harfiah, gerhana dapat diartikan sebagai penggelapan cahaya dari suatu benda langit oleh benda langit lainnya. Kita dapat melihat benda-benda langit dalam tata surya karena benda-benda tersebut dapat memantulkan cahaya matahari. Pada saat benda-benda langit menerima cahaya dari matahari, benda-benda itu membentuk bayang-bayang kerucut yang memanjang menjauhi matahari. Daerah bayang-bayang yang paling gelap dinamakan umbra, sedangkan daerah baying-bayang yang samar dinamakan penumbra.
Gerhana matahari terjadi apabila kedudukan bulan terletak di antara bumi dan matahari. Oleh karena itu cahaya matahari yang menyinari bumi akan terhalang oleh bulan. Meskipun ukuran bulan jauh lebih kecil di bandingkan dengan matahari, namun bayangan bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya. Pada saat terjadi gerhana matahari, bulan berada pada fase baru dan berada dekat dengan bidang ekliptika. Apabila peristiwa ini terjadi secara bersamaan, maka posisi matahari, bulan dan bumi terletak pada suatu garis lurus. Pada keadaan semacam ini bayang-bayang bulan akan jatuh pada permukaan bumi dan cahaya matahari akan tertutup oleh bayang-bayang itu.
Ada tiga jenis gerhana matahari, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian, serta gerhana matahari cincin. Gerhana matahari total terjadi apabila matahari tertutup sepenuhnya oleh bulan. Gerhana matahari total merupakan suatu kejadian yang sangat indah, namun membahayakan mata. Ketika semua cahaya matahari sudah seluruhnya tertutup oleh bulan dan yang terlihat hanya coronanya saja, maka aman bagi kita untuk melihatnya.
Tetapi selama gerhana matahari masih berlangsung, maka apabila kita melihat langsung ke atas dapat merusak retina mata kita. Oleh karena itu ada beberapa cara yang aman apabila kita ingin melihat gerhana matahari, yaitu dengan menggunakan kaca mata khusus, dan yang paling aman melihat melalui tayangan televisi.
Gerhana matahari total terjadi pada daerah umbra, sedangkan gerhana matahari cincin terjadi pada daerah penumbra. Apabila jarak antara bumi dengan matahari lebih jauh dibandingkan penumbra, maka daerah dalam perpanjangan penumbra akan mengalami gerhana matahari sebagian.
Matahari terdiri dari beberapa lapisan, yaitu korona, kromosfir, fotosfir, dan protuberens. Korona merupakan lapisan matahari paling luar yang mengelilingi kromosfir. Lapisan korona hanya nampak pada saat terjadi gerhana matahari total yang berwarna putih berkilau. Kadang-kadang korona terlihat seperti bunga matahari.
Kromosfir merupakan lapisan gas tebal yang mengelilingi fotosfir. Sama halnya seperti korona, kromosfir juga hanya nampak pada saat terjadi gerhana matahari total dengan warna merah. Fotosfir merupakan lapisan permukaan matahari yang nampak bulat putih dan menyilaukan. Protuberens merupakan lapisan yang berada di sekeliling kromosfir. Protuberens ini berupa kepulan kepulan gas seperti lidah api.

Teori Terbentuknya Tata Surya

Ada berbagai macam teori terbentuknya tata surya. Menurut paham heliosentris, matahari dikelilingi oleh planet-planet dengan bentuk orbit hampir menyerupai lingkaran. Arah peredaran semua planetsama, yaitu berlawanan dengan arah jarum jam. Beberapa teori yang menjelaskan terbentuknya tata surya antara lain teori nebulae, teori planetesimal, serta teori pasang surut.
Teori nebulae disebut pula teori kondensasi merupakan salah satu teori pembentukan tata surya yang paling terkenal. Menurut teori nebulae (teori kondensasi), planet-planet dan matahari berasal dari kabut pijar yang terpilin dalam jagad raya. Karena perputaran, maka sebagian massa kabut terlepas dan membentuk gelang-gelang di sekeliling bagian utama gumpalan kabut tersebut. Suhu gelang-gelang tersebut lambat laun akan turun, sehingga akan membeku membentuk gumpalan yang lama-kelamaan akan memadat menjadi planet. Bagian dalam gelang-gelang tersebut ternyata masih berupa gas pijar dan disebut matahari.
Teori nebulae dikemukakan oleh salah seorang filusuf Yunani yaitu Immanuel Kant, dan dalam waktu yang hampir bersamaan fisikawan Perancis Pierre Simon de Laplace juga mengemukakan hal yang hampir sama. Oleh karena itu, teori nebule atau teori kondensasi sering disebut dengan teori KantLaplace.
Teori nebula menceritakan kejadian tersebut dalam tiga tahap, yaitu:
  • Matahari dan planet-planet lainnya masih berbentuk gas, kabut yang begitu pekat dan besar.
  • Kabut tersebut berputar dan berpilin dengan kuat, di msns pemadatan terjadi pada pusat lingkatan yang kemudian membenntuk matahari. Pada saat yang bersamaan materi lain juga terbentuk menjadi massa yang lebih kecil dari matahari yang disebut planet.
  • Materi-materi tersebut tumbuh semakin besar dan terus melakukangerakan-gerakan secara teratur mengelilingi matahari dalam satu orbityang tetap dan membentuk susunan keluarga matahari.
Teori lain yang menjelaskan proses terbentuknya tata surya adalah teori planetesimal yang dikemukakan oleh dua orang ilmuwan Amerika, yaitu Thomas C. Chamberlin dan Forest R. Moulton. Teori ini disebut teori planetesimal (planet-planet kecil) karena planet-planet terbentuk dari benda padat yang telah ada sebelumnya. Menurut teori planetesimal, matahari telah ada sebagai salah satu dari bintang-bintang yang sangat banyak. Pada suatu ketika ada bintang yang berpapasan pada jarak dekat, sehingga terjadi pasang surut pada permukaan matahari maupun bintang tersebut. Ada sebagian dari massa matahari yang tertarik ke arah bintang. Pada waktu bintang menjauh, sebagian dari massa matahari ada yang jatuh ke permukaan matahari dan sebagian yang lainnya berhamburan ke ruang angkasa.
Teori pembentukan tata surya yang hampir sama dengan teori planetesimal adalah teori pasang surut. Teori pasang surut dikemukakan oleh dua orang ilmuwan Inggris yaitu Sir James Jeans dan Harold Jefreys. Merekamelukiskan bahwa setelah bintang yang berpapasan berlalu, massa matahari yang lepas akan membentuk cerutu yang menjolok ke arah bintang. Akibat bintang menjauh, maka massa cerutu terlepas dan akan membentuk gumpalan gas di sekitar matahari. Gumpalan-gumpalan inilah yang selanjutnya akan membentuk planet-planet.

Mengenal Teori Big Bang

Teori big bang dikemukakan oleh ilmuwan Belgia Abbรจ Georges Lemaitre pada tahun 1927. Menurut teori Big Bang, alam semesta berasal dari keadaan panas dan padat yang mengalami ledakan dahsyat dan mengembang. Semua galaksi di alam semesta akan memuai dan menjauhi pusat ledakan. Pada model big bang, alam semesta berasal dari ledakan sebuah konsentrasi materi tunggal milyaran tahun yang lalu secara terus menerus berkembang sehingga lama kelamaan menjadi lebih dingin seperti sekarang.
Mengenai teori big bang orang-orang banyak yang bertanya, dimana dentuman besar (big bang) itu terjadi? Pertanyaan ini muncul karena pada saat terjadi ledakan, susunan big bang merupakan seluruh alam semesta. Ledakan tersebut tidak melemparkan materi ke ruangan. Ruangan mengembang dengan waktu tertentu dan terbentuklah alam semesta.
Pemahaman mengenai teori big bag ini dapat di analogikan dengan mengembangnya permukaan balon mainan yang ditiup. Apabila pada balon mainan tersebut diberi beberapa titik yang menggambarkan galaksi, kemudian balon itu ditiup, maka anda akan mengamati letak titik-titik yang menjauhi anda. Anda tidak peduli mengamati titik yang mana, namun hasilnya akan sama. Titik-titik pada balon tersebut tidak ada pusatnya. Demikian pula pada galaksi tidak ada bagian pusat dalam alam semesta. Anda dapat memperhatikan pula bahwa permukaan balon tersebut tidak mempunyai tepi.
Ini juga menjelaskan bahwa alam semesta juga tidak mempunyai tepi. Fakta menjauhnya bintang-bintang dapat digambarkan sebagai suatu balon karet yang ditiup, dimana setiap titik pada permukaan balon karet akan saling menjauh.

KLASIFIKASI GALAKSI MENURUT EDWIN HUBBLE

Para ahli mengklasifikasikan beberapa galaksi dengan berbagai ragam pengklasifikasian. Pada tahun 1926, Edwin Hubble membuat klasifikasi galaksi menurut bentuknya, dan membagi klasifikasi galaksi berbentuk spiral, elips, dan tidak beraturan.
Galaksi Berbentuk Spiral
Galaksi bentuk spiral merupakan bentuk umum galaksi yang dikenalmanusia. Oleh karena itu, bila kita mendengar kata galaksi, maka pikiran kita akan langsung tertuju pada galaksi berbentuk spiral. Kira-kira 75% galaksigalaksiyang terang mempunyai bentuk spiral, seperti galaksi bimasakti dan galaksi andromeda. Galaksi berbentuk spiral berotasi dengan kecepatan yanglebih besar dibandingkan galaksi bentuk lainnya. Kecepatan berotasi galaksi inilah yang menyebabkan galaksi spiral berbentuk pipih. Besar kecilnya kecepatan rotasi galaksi berantung pada massa galaksi tersebut. Galaksi bentuk spiral mempunyai kecepatan berotasi yang berbeda-beda. Semakin kea rah pusat galaksi, kecepatan rotasinya semakin besar.
Galaksi Berbentuk Elips
Sesuai dengan namanya galaksi ini terlihat seperti elips, meskipun sebenarnya manusia sulit untuk menentukan bentuk galaksi secara pasti. Galaksi bertipe elips ada yang berbentuk bundar dan ada pula yang berbentuk bola pepat. Galaksi yang berbentuk elips adalah galaksi yang terdapat pada rasi bintang virgo.
Galaksi Tak Beraturan
Galaksi bentuk ini adalah galaksi yang tidak simetri dan tidak mempunyai bentuk khusus. Materi yang terkandung dalam galaksi jenis ini adalah gas dan debu-debu. Galaksi yang tak beraturan bentuknya adalah galaksi awan Magellan besar dan awan Magellan kecil yang merupakan galaksi terdekat dengan galaksi bima sakti.

TEORI KEJADIAN ALAM SEMESTA

Para  ahli  astronomi  telah  lama  berusaha  merumuskan  berbagai  teori  yang  dapat menjelaskan  tentang  kejadian  alam  semesta.  Salah  satu  teorinya  disebut  teori  dentuman dahsyat  (big  bang).  Teori  ini  pertama  kali  dikemukakan  oleh  kosmolog  Abbe  Lemaitre  pada tahun 1920-an. Menurutnya alam semesta ini bermula dari gumpalan super-atom raksasa yang isinya tidak bisa kita bayangkan tetapi kira-kira seperti bola api raksasa yang suhunya antara 10 milyar sampai 1 trilyun derajat celcius (air mendidih suhunya hanya 100oC). Gumpalan super-atom tersebut meledak sekitar 15 milyar tahun yang lalu. Hasil sisa dentuman dahsyat tersebut menyebar  menjadi  debu  dan  awan  hidrogen.  Setelah  berumur  ratusan  juta  tahun,  debu  dan awan hidrogen tersebut membentuk bintang-bintang dalam ukuran yang berbeda-beda. Seiring dengan terbentunya bintang-bintang, di antara bintang-bintang tersebut berpusat membentuk kelompoknya masing-masing yang kemudian kita sebut galaksi. 
Teori big bang merupakan teori mutakhir tentang penciptaan alam semesta. Sebelumnya telah  berlaku  berbagai  teori  kejadian  alam  semesta  dengan  sejumlah  pendukung  dan penentangnya.  Seperti  Teori  Keadaan  Tetap  (Steady  State  Theory)  yang  diusulkan  pada  tahun 1948 oleh H. Bondi, T. Gold, dan  F. Hoyle dari Universitas Cambridge (Tjasyono, 2006; 51). Menurut  teori  ini,  alam  semesta  tidak  ada  awalnya  dan  tidak  akan  berakhir.  Dalam  teori keadaan tetap tidak ada asumsi bola api kosmik yang besar dan pernah meledak. Alam semesta akan  datang  silih  berganti  berbentuk  atom-atom  hidrogen  dalam  ruang  angkasa,  membentuk galaksi baru dan menggantikan galaksi lama yang bergerak menjauhi kita dalam ekspansinya.
Teori  lainnya  yang  cukup  akomodatif  dari  kedua  teori  di  atas  adalah  teori  osilasi. Keyakinan tentang kejadian alam semesta sama dengan Teori Keadaan Tetap yaitu bahwa alam semesta  tidak  awal  dan  tidak  akan  berakhir.  Tetapi model  osilasi  mengakui  adanya  dentuman besar  dan  nanti  pada  suatu  saat  gravitasi  menyedot  kembali  efek  ekspansi  ini  sehingga  alam semesta  akan  mengempis  (collapse)  yang  pada  akhirnya  akan  menggumpal  kembali  dalam kepadatan  yang  tinggi  dengan  temperatur  yang  tinggi  dan  akan  terjadi  dentuman  besar kembali. Setelah big-bang kedua kali terjadi, dimulai kembali ekspansi kedua dan suatu saat akan mengempis kembali dan meledak untuk ketiga kalinya dan seterusnya.  
Di  tempat  lain  para  ilmuwan  sibuk  mengusulkan  teori  lain  tentang  terciptanya  tata surya. Bagi para ilmuwan, formasi tata surya sangat menarik karena keteraturan planet-planet mengelilingi matahari. Bersamaan dengan itu, satelit planet juga mengitari planet induknya.  Adalah Izaac Newton  (1642-1727) yang  memberi dasar teori mengenai asal  mula Tata Surya.  Ia  menyusun  Hukum  Gerak  Newton  atau Hukum  Gravitasi  yang  membuktikan  bahwa gaya antara dua benda sebanding dengan massa masing-masing objek dan berbanding terbalik dengan  kuadrat  jarak  antara  kedua  benda.  Teori  Newton  menjadi  dasar  bagi  berbagai  teori pembentukan  Tata  Surya  yang  lahir  kemudian,  sampai  dengan  tahun  1960  termasuk didalamnya teori monistik dan teori dualistik. Teori monistik menyatakan bahwa matahari dan planet berasal dari materi yang sama. Sedangkan teori dualistik menyatakan matahari dan bumi berasal dari sumber materi yang berbeda dan terbetuk pada waktu yang berbeda.
Tahun 1745, George Comte de Buffon (1701-1788) dari Perancis mempostulatkan teori dualistik  dan  katastrofi  yang  menyatakan  bahwa  tabrakan  komet  dengan  permukaan  matahari menyebabkan  materi  matahari  terlontar  dan  membentuk  planet  pada  jarak  yang  berbeda. Kelemahan  dari  teori  Buffon  tidak  bisa  menjelaskan  asal  datangnya  komet.  Ia  hanya mengasumsikan bahwa komet jauh lebih masif dari kenyataannya.
Filsuf  Perancis,  Rene  Descartes  (1596-1650)  mempercayai  bahwa  ruang  angkasa  terisi oleh  fluida  alam  semesta  dan  planet-planet  terbentuk  dalam  pusaran  air.  Teori  ini  tidak didukung  oleh  dasar  ilmiah  yang  kuat  sehingga  banyak  yang  menolaknya.  Namun  demikian, nampaknya menjadi inspirasi bagi Immanuel Kant (1724-1804) bahwa ada kemungkinan bahwa alam semesta itu berasal dari sesuatu “lembut” dan lebih lebit dari fluida yaitu adanya awan gas yang berkontraksi dibawah pengaruh gravitasi sehingga awan tersebut menjadi pipih. Gagasan Kant didasarkan dari Teori Pusaran Descartes yang merubah asumsi dari fluida menjadi gas. 
Setelah adanya teleskop, William Herschel (1738-1822) mengamati adanya nebula yang awalnya  dianggap sebagai kumpulan gas yang gagal  menjadi bintang. Tahun  1791, ia melihat bintang  tunggal  yang  dikelilingi  oleh  hallo  yang  terang.  Asumsi  inilah  yang  kemudian berkembang  dan  menaik  kesimpulan  sementara  bahwa  bintang  itu  terbentuk  dari  nebula  dan hallo merupakan sisa dari nebula.
Teori nabula semakin mantap setelah Pierre Laplace (1749-1827) menyatakan awan gas dan  debu  yang  berputar  secara  perlahan  akan  menjadi  padu  akibat  gravitasi.  Pada  saat  padu, momentum  sudut  dipertahankan  melalui  putaran  yang  dipercepat  sehingga  terjadilah pemipihan. Selama dalam kontraksi, materi di pusat pusaran menjadi matahri dan materi yang terlepas  dan  memisahkan  diri  dari  piring  pusaran  membentuk  sejumlah  cincin.  Material  di sekitar cincin juga membentuk pusaran yang lebih kecil dan terciptalah planet-planet. 
Teori Laplace ditentang  oleh  Clerk  Maxwell  (1831-1879).  Menurut Maxwell  teori cincin  hanya bisa stabil  jika terdiri dari partikel-partikel  padat. Jika bahannya dari gas seperti pendapat  Laplace  maka  tidak  akan  terbentuk  planet.  Menurut  Maxwell  cincin  tidak  bisa berkondensasi menjadi planet karena gaya inersianya akan memisahkan bagian dalam dan luar cincin.  Seandainya  proses  pemisahan  bisa  terlewati,  massa  cincin  masih  jauh  lebih  masif dibanding massa planet yang terbentuk.
Thomas C. Chamberlin (1843 – 1928) ahli geologi dan Forest R. Moulton (1872 – 1952) seorang  ahli  astronomi  mengajukan  teori  lain  yaitu  Teori  Planetesimal.  Menurut  teori  ini, matahari  telah  ada  sebagai  salah  satu  dari  bintang-bintang  yang  banyak.  Pada  suatu  masa, entah kapan, ada sebuah bintang berpapasan  pada jarak yang tidak jauh. Akibatnya, terjadilah peristiwa  pasang  naik  pada  permukaan  matahari.  Sebagian  dari  masa  matahari  itu  tertarik  ke arah bintang lewat. Material yang tertarik ada yang kembali ke matahari dan sebagian lainnya terlepas dan menjadi planet-planet.
Teori lain yang mirip dengan teori Chamberlin dan Moulton adalah teori pasang surut yang  dikemukakan  oleh  Sir  James  Jeans  (1877  –  1946)  dan  Harold  Jeffreys  (1891)  yang keduanya  berkebangsaan  Inggris.  Peristiwa  pasang  surutnya  digambarkan  oleh  Jeans  dan Jeffreys adalah seperti cerutu. Artinya ketika bintang lewat mendekati matahari, pada waktu itu masa  matahari  tertarik  dengan  bentuk  menjulur  keluar  seperti  cerutu.  Setelah  jauh,  cerutu tersebut menetes dan tetesannya membentuk planet-planet.  
Teori  lainnya  adalah  dari  Carl  von  Weizsaeker  seorang  ahli  astronomi  Jerman. Teorinya dikenal dengan nama Teori Awan Debu (The Dust-Cloud Theory). Gagasannya adalah bahwa  tata  surya  awalnya  terbentuk  dari  gumpalan  awan  gas  dan  debu.  Awan  gas  dan  debu mengalami proses pemampatan membentuk bola dan mulai berpilin. Lama-kelamaan gumpalan gas  itu  memipih  menyerupai  bentuk  cakram  yaitu  bulat  dan  pipih  yang  dibagian  tengahnya tebal sedangkan di bagian tepiannya sangat tipis. Bagian tengah memilin lebih lambat daripada bagian  tepiannya.  Partikel  dibagian  tengah  saling  menekan  sehingga  menimbulkan  panas  dan menyala  yang  kemudian  menjadi  matahari.  Sedangkan  bagian  luar  berpusing  sangat  cepat sehingga banyak yang terlempar dan menjadi gumpalan gas dan kumpulan debu padat. Bagian yang kecil-kecil itu kemudian menjadi planet-planet.
Sebagian  ahli  juga  percaya  bahwa  ketika  matahari  mulai  memijar,  angin  matahari berhembus  sangat  kencang  sehingga  menerpa  gumpalan-gumpalan  debu  calon  planet. Merkurius,  Venus,  Bumi,  dan  Mars  terkena  dampak  langsung  sehingga  debu  calon  planet sebagian terhempas dan “telanjanglah” planet-planet  tersebut.  Sementara  Jupiter,  Saturnus, Uranus, dan Neptunus masih tetap seperti planet “debu” sehingga bentuknya masih berukuran raksasa.  Dengan  landasan  pada  asumsi  dan  teori  ini,  maka  sangat  aneh  adanya  planet  pluto yang  berwujud  terestrial  (padat).  Pertanyaan  inilah  yang  belum  dapat  dijawab  dan  untuk sementara “ditunda” statusnya sebagai planet. Adapun bulan atau satelit padat di sekitar planet-planet debu berukuran besar itu karena lebih dulu memadat yang kemudian bergerak mengitari planet induknya.

FILM METROPOLIS KARYA FRITZ LANG

Written By NGUSUL on Selasa, 07 Januari 2014 | 15.49

Metropolis adalah sebuah film fiksi ilmiah Jerman yang dirilis pada tahun 1927. Sutradaranya adalah Fritz Lang dan skenarionya ditulis Lang bersama istrinya, Thea von Harbou.
Metropolis adalah sebuah film hitam putih dan merupakan film bisu termahal pada masanya.
Sinopsis
Film ini mengambil setting di masa datang, tepatnya tahun 2026 dan mengangkat topik mengenai perbedaan keadaan hidup antara warga yang kaya dengan warga miskin, para buruh. Fredersen, seorang pengusaha kaya, mencoba memancing terjadinya pemberontakan oleh para buruh agar mendapatkan alasan untuk memberikan pelajaran kepada para buruh yang memang tidak berpuas hati dengannya.
Dengan bantuan Rotwang, seorang ilmuwan, sebuah robot bernama Maria (Brigitte Helm) dibuat. Maria ini sengaja dibuat mirip dengan seorang wanita manusia yang mencoba menghentikan terjadinya pemberontakan yang juga bernama Maria. Menurut Maria, para buruh harus menunggu seorang "Mediator" yang akan menyatukan kedua kelompok tersebut. Maria asli sendiri didukung oleh anak Fredersen, Freder. Sang robot berhasil memicu pemberontakan besar. Para buruh dibuat menghancurkan pembangkit tenaga listrik di kota, yang ternyata mengakibatkan kota bawah tanah yang dihuni para buruh terserang banjir.
Poster film Metropolis (sumber: terrymalloyspigeoncoop.com)
Menyadari tindakan mereka, para buruh menuju ke kota dan membakar sang robot. Freder yang melihat hal ini mengira Maria yang dibakar adalah Maria yang asli, namun sadar bahwa ia salah saat melihat Maria yang asli sedang dikejar-kejar oleh Rotwang di sekitar katedral kota. Di bagian puncak film, Freder berkelahi dengan Rotwang di atap katedral dan perkelahian tersebut berakhir dengan kematian Rotwang.
Di akhir film, Freder dan Maria berhasil menyatukan pemimpin kedua kelompok, Joh dan Grot, sehingga menjadi para "Mediator" yang dimaksud sebelumnya.


Id.wikipedia.org

BENDUNGAN ASWAN

Bendungan Aswan (sumber: www.answer.com)

Bendungan Aswan sebenarnya mengacu pada dua bendungan.

Meskipun demikian, ketika kebanyakan orang berbicara tentang bendungan Aswan, yang mereka maksud kemungkinan adalah Aswan High Dam.

Bersama-sama, kedua bendungan mengontrol aliran sungai Nil yang melintasi Mesir, sekaligus digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga air.

Bendungan Aswan telah mengakibatkan berbagai kontroversi sejak dibangun pada tahun 1960.

Sebagian pihak khawatir bahwa bendungan menyebabkan kerusakan lingkungan parah dan tidak ingin melihatnya dibangun.

Di lain pihak, ketiadaan bendungan juga bisa berakibat pada tidak terkendalinya Sungai Nil yang akan merugikan Mesir.

Bendungan pertama di Aswan, yang dikenal sebagai Aswan Low Dam, dibangun pada tahun 1800-an oleh Inggris.

Bendungan ini awalnya dirancang untuk mengontrol banjir tahunan Sungai Nil yang sering mengakibatkan kerugian.

Selama ribuan tahun, masyarakat Mesir kuno hidup dan bertani di dekat sungai Nil, mengambil keuntungan dari air dan banjir tahunan yang menyuburkan ladang mereka.

Namun, seiring pertambahan penduduk, banjir tak terkontrol menyebabkan kerugian material dan jiwa sehingga pembangunan bendungan menjadi diperlukan.


Bendungan Aswan pertama terbukti tidak memadai untuk tugas tersebut. Pada tahun 1950, beberapa negara termasuk Amerika Serikat berjanji membantu membangun sebuah bendungan baru di hulu.

Namun, negara-negara tersebut kemudian mengingkari kesepakatan, memaksa Mesir untuk beralih ke Uni Soviet. Akhirnya, pada tahun 1960 pembangunan bendungan Aswan bisa dimulai.

Sebagai akibat dari pembangunan bendungan Aswan, banjir massal kini terjadi di hulu Sungai Nil, membuat banyak orang harus pindah serta merusak beberapa situs arkeologi tak ternilai.

Danau yang terbentuk di belakang bendungan dikenal sebagai Danau Nasser, nama yang diambil dari mantan Presiden Mesir, Gamal Abdul Nasser.

Mesir merasa bahwa banjir di hulu adalah harga yang wajar sebagai ganti dari tidak terjadinya banjir tahunan serta tersedianya pembangkit listrik tenaga air.

Namun seiring waktu, berbagai masalah bermunculan akibat Bendungan Aswan.

Kapasitas Danau Nasser menyusut karena deposit lumpur. Karena lumpur yang membawa kesuburan tidak mencapai hilir, orang Mesir harus menggunakan pupuk kimia untuk mendukung pertanian mereka.

Tepi Nil juga mengalami erosi berat karena tergerus oleh aliran sungai tanpa bisa digantikan oleh lumpur segar dari hulu.


Bukti juga menunjukkan bahwa tingkat salinitas (keasinan) di Laut Tengah meningkat setelah pembangunan Bendungan Aswan, mengakibatkan ketidakstabilan stok ikan.

http://www.amazine.co/

SINGGAH SEJENAK DI GEDUNG MARKAS BESAR PBB

Markas Besar PBB di New York adalah lokasi terpenting dan tempat utama Perserikatan Bangsa-Bangsa bersidang. Di sinilah Sidang Umum PBB, Dewan Keamanan PBB dan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB bersidang. Sidang Dewan Ekonomi dan Sosial bergantian secara tahun dengan lokasi di Jenewa. Selain itu di sini terdapat gedung Sekretariat PBB.
Setelah PBB didirikan pada tahun 1945, Markas Besarnya berada di London. Namun pada tanggal 24 Oktober 1949 batu pertama Markas Besar PBB diletakkan di New York. Untuk itu John D. Rockefeller II menghibahkan sekitar 7 hektare tanah di tepi timur Manhattan kepada PBB sebagai asetnya dan sebagai sebuah wilayah Teritorial Internasional. Pada 1951 gedung-gedung utama kompleks ini selesai yaitu Gedung Sidang Umum, gedung-gedung konferensi dan gedung Sekretariat yang tingginya 39 lantai ini. Lalu pada tahun 1961, dibangunlah perpustakaan Dag-Hammarskjรถld dan antara tahun 1969-1976 dibangun Gedung UN-Plaza yang berfungsi sebagai hotel dan gedung kantor.
Markas PBB lainnya berada di Jenewa, Wina dan Nairobi. 
______________________
Gedung Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah sebuah pencakar langit setinggi 154 m (510 kaki) dan pusat dari Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, terletak di Turtle Bay, Manhattan, New York City. Tanah tempat bangunan ini berdiri dianggap sebagai teritori Perserikatan Bangsa-Bangsa, meski masih menjadi bagian dari Amerika Serikat.
Gedung ini memiliki 39 tingkat dan selesai dibangun pada tahun 1952. Gedung ini dirancang oleh arsitek Perancis Le Corbusier dan arsitek Brasil Oscar Niemeyer. Bangunan ini terhubung dengan Gedung Konferensi di utara yang berisi Majelis Umum, Dewan Keamanan dan sebuah gedung perpustakaan di selatan (lihat bagian depan foto).
Gedung ini berisikan fungsi-fungsi administrasi PBB, termasuk tugas harian seperti keuangan dan penerjemahan, kantor duta besar dan delegasi.
Sebagai bagian dari komplek PBB, bangunan ini ditetapkan berada di teritori internasional, sesuai perjanjian antara Perserikatan Bangsa-Bangsa dan negara pemilik tanah, Amerika Serikat.

Pada 21 Desember 2010, Gedung PBB dievakuasi karena perbaikan saluran bawah tanah di bangunan ini. Gedung PBB saat ini sedang direnovasi.
id.wikipedia.org
Markas besar PBB (pedomannews.com)

MAMPIR DI NEGARA HONDURAS

Republik Honduras adalah negara penghasil pisang terbesar di dunia, sehingga dijuluki sebagai "Republik Pisang", di samping kopi, yang termasuk hasil pertanian utama. Secara resmi negara ini diklasifikasikan sebagai negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Terletak di ekor daerah Amerika Tengah, negara ini bertetangga dengan Guatemala di sebelah barat, El Salvador di selatan, dan Nikaragua di timur. (id.wikipedia.org)
____________________________
Semenjak kudeta yang diluncurkan oleh elit politik, bisnis, dan pihak militer di Honduras bulan Juni lalu, dimana Presiden Jose Manuel Zelaya dipaksa turun dari jabatannya, media internasional telah dipenuhi dengan berita bahwa kudeta ini dilakukan karena Zelaya ingin merubah konstitusi secara tidak demokratis untuk memperkuat kekuasaannya. Tuan-tuan dan nyonya-nyonya pemilik modal di Honduras digambarkan sebagai pembela demokrasi yang siap melakukan apapun untuk melawan kediktaturan Zelaya ini. Akan tetapi, apakah yang sebenarnya terjadi di “Republik Pisang” Honduras ini?
Yang terjadi di Honduras adalah tidak lain sebuah kudeta militer klasik yang sudah sering terjadi di Amerika Latin, dimana seorang pemimpin negara yang popular yang ingin membela rakyatnya disingkirkan dari pemerintah oleh kaum elit politik, bisnis, dan militer. Biasanya ini dilakukan dengan bantuan dan dukungan Amerika Serikat karena kepentingan politik dan ekonomi negara AS di daerah tersebut. Kudeta di Honduras ini di permukaannya tampak berbeda karena tidak didukung sepenuhnya oleh pemerintah AS. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah AS di bawah Obama telah berubah? Apakah memang kudeta ini adalah aksi sejati untuk mempertahankan demokrasi di Honduras?
Ekonomi Republik Pisang
Honduras adalah sebuah negara kecil yang berpenduduk 7.5 juta orang, lebih kecil dari pada Jakarta. Dengan area yang kira-kira seluas pulau Jawa, Honduras terletak di Amerika Tengah berseberangan dengan Guatemala, El Salvador, dan Honduras. Tidak jauh dari pantai Honduras di barat adalah Kuba.
en.wikipedia.org
Honduras adalah salah satu negara termiskin di Amerika Latin, dengan 53% rakyat Honduras hidup di bawah garis kemiskinan. 24% rakyat Honduras bahkan hidup di bahwa garis kemiskinan ekstrim. Kesenjangan ekonomi di Honduras juga sangat tinggi, dimana 20% kalangan bawah Honduras hanya mengkonsumsi 5% ekonomi, sedangkan 20% kalangan atas Honduras mengkonsumsi lebih dari 50% ekonomi.
Ekonomi Honduras berpusat pada pertanian dengan penghasilan utama pisang dan kopi. Pada permulaan 1990, 65% pendapatan ekspor didominasi oleh kopi dan pisang. Tetapi pada tahun 2002, ini menurun hingga 24% karena harga dunia yang anjlok. Ini benar-benar memukul ekonomi Honduras, terutama kesejahteraan rakyat pekerja dan petani.
Semua aspek kehidupan rakyat Honduras dipengaruhi oleh satu komoditi, yakni pisang. Semenjak tahun 1899, tahun pertama pengiriman produk pisang dari Honduras ke New Orleans, AS, perekonomian dan politik Honduras dikuasai oleh perusahaan buah-buahan Standard Fruit Company, Cuyamel Fruit Company, dan United Fruit Company. Ketiga perusahaan ini menguasai hampir semua tanah pertanian terbaik Honduras, dan mereka secara langsung juga menguasai arena politik Honduras guna menciptakan iklim yang stabil untuk bisnis pisang mereka. Kepentingan perusahaan-perusahaan ini di Honduras (dan juga negara-negara Amerika Tengah lainnya) sangatlah besar sehingga pemerintahan AS pun membantu melatih tentara Honduras untuk menjaga supremasi perusahaan multinasional tersebut. Dari sinilah rujukan Banana Republic diberikan pada negara-negara Amerika Tengah yang dikuasai oleh diktatur yang didukung oleh perusahaan pisang. Ungkapan Republik Pisang digunakan pertama kalinya oleh penulis O. Henry dari AS di bukunya pada tahun 1904 yang berdasarkan pengalaman dia ketika tinggal di Honduras
Intervensi ekonomi yang dilakukan oleh perusahaan buah-buahan ini menghambat perkembangan ekonomi Honduras karena mereka hanya tertarik untuk mengembangkan perkebunan pisang. Semua lahan terbaik direbut dengan bantuan paramiliter dan para petani dipaksa untuk menanam pisang. Sektor-sektor ekonomi lainnya, terutama sektor industri menengah dan berat, tidak dikembangkan sama sekali. Para oligarki kapitalis pun tidak tertarik lagi untuk mengembangkan sektor industri Honduras lainnya karena mereka sudah puas bertindak sebagai penguasa lokal untuk perusahaan buah-buahan multinasional tersebut.
Sejarah Perlawanan
Penindasan dan kemiskinan selalu melahirkan perlawanan. Rakyat Amerika Latin terkenal dengan semangat perjuangannya. Awal tahun 1900 Amerika Tengah dipenuhi dengan pemberontakan dan revolusi, sebuah periode yang kerap disebut Banana Wars (Perang Pisang). Di dalam periode tersebut, pemerintahan AS mengintervensi secara langsung untuk memadamkan pemberontakan-pemberontakan di Amerika Tengah dan menjaga kepentingan ekonomi di daerah tersebut, terutama kepentingan perusahaan buah-buahan AS. Pasukan tentara AS dikirim ke Amerika Tengah dan kapal-kapal perang berlabuh di pantai-pantai kelautan Karibia. Di Honduras, pasukan Amerika dikirim pada tahun 1903, 1907, 1911, 1912, 1919, 1924, dan 1925.
Semua ini adalah bagian dari kebijakan Monroe Doctrine (Doktrin Monroe) yang diamendemen oleh Presiden AS saat itu, Theodore Roosevelt, pada tahun 1904. Amandemen tersebut menyatakan bahwa AS memiliki hak untuk mengintervensi dan menstabilkan ekonomi di negara-negara kecil Amerika Tengah. Dengan penuh kesombongan, Roosevelt di depan Kongres pada tahun 1904 mengatakan:
“Apa yang negara ini [AS] inginkan adalah untuk menyaksikan negara-negara tetangga stabil, damai, dan makmur. Setiap negara yang rakyatnya berkelakuan baik akan mendapatkan persahabatan kita. Bila sebuah negara menunjukkan bahwa ia tahu bagaimana berkelakuan dengan efisien dan sopan dalam hal sosial dan politik, bila ia menjaga perdamaian dan melakukan kewajibannya, ia tidak perlu takut akan intervensi dari AS. Kesalahan yang fatal, atau ketidakmampuan yang menyebabkan kegoyahan di dalam masyarakat sipil, di AS ataupun dimana saja, pada akhirnya membutuhkan intervensi dari negara yang beradab. Dan di belahan bumi Barat, ketaatan AS pada Doktrin Monroe dapat memaksa AS, walaupun enggan, untuk menjadi kekuatan polisi internasional di dalam kasus kekeliruan atau ketidakmampuan yang paling buruk.”
Pemerintahan Amerika Serikat hanya akan bersahabat dengan “rakyat yang berkelakuan baik”, dalam kata lain rakyat yang tidak melawan ketika bangsanya ditindas dan dimiskinkan.
Perlawanan terbesar dari para petani dan pekerja pisang di Amerika Tengah terjadi di Kolombia pada tahun 1928, yang berakhir tragis dengan Banana Massacre (Pembantaian Pisang) dimana lebih dari seribu pekerja ditembak mati. Pada bulan Desember 1928, buruh perkebunan pisang di Kolombia yang dimiliki oleh United Fruit Company (yang sekarang bernama Chiquita Brands International) mogok kerja menuntut kontrak kerja yang tertulis, 9-jam kerja, dan 6-hari kerja. Pemogokan ini dianggap sebagai aksi subversif yang dapat membahayakan kepentingan ekonomi United Fruit Company, dan Jendral Cortes Vargas dan tentaranya menembaki kerumunan para buruh dan keluarga mereka yang baru saja keluar dari gereja pada hari Minggu (6 Desember 1928) dan menunggu pidato dari gubernur. Pembantaian berlanjut dimana para pemimpin buruh dikejar dan dieksekusi langsung oleh pemerintah Kolombia. Pemerintahan Amerika Serikat dan United Fruit Company jelas memainkan peran langsung; berikut ini adalah beberapa telegram dari pejabat-pejabat AS di Kolombia:
“…Kementerian Luar Negeri [Kolombia] pada hari Sabtu mengatakan pada saya bahwa pemerintah [Kolombia] akan mengirim pasukan tambahan dan akan menangkap semua pemimpin pemogokan …; bahwa pemerintah akan memberikan perlindungan yang memadai untuk kepentingan Amerika Serikat.” (5 Desember 1928, dari Duta Besar AS di Bogota untuk Sekretaris Negara AS)
“Perasaan kaum proletar yang menentang Pemerintah, yang juga dirasakan oleh beberapa prajurit, sangat tinggi dan saya ragu kalau kita dapat mengandalkan Pemerintah Kolombia untuk perlindungan. Bolehkah saya usulkan kalau permohonan saya untuk menghadirkan kapal perang Amerika dikabulkan dan kapal perang tersebut siap sedia menunggu panggilan saya.” (6 Desember 1928, dari Konsulat Santa Marta untuk Sekretaris Negara AS)
“ Dengan bangga saya melaporkan bahwa pengacara United Fruit Company menyatakan kemarin bahwa jumlah pemogok yang dibunuh oleh tentara Kolombia mencapai sekitar 500 hingga 600.” (29 Desember 1928, dari Duta Besar AS di Bogota untuk Sekretaris Negara AS)
“Dengan bangga saya melaporkan bahwa perwakilan United Fruit Company mengatakan kepada saya kemarin bahwa jumlah pemogok yang dibunuh oleh tentara Kolombia melebih 1000 orang” (16 Januari 1929, dari Duta Besar AS di Bogota untuk Sekretaris Negara AS)
Begitulah kekejaman Republik-Republik Pisang yang didukung oleh kekuatan Amerika Serikat. Kudeta, pembantaian, intervensi langsung tentara AS, semua ini adalah bagian dari kehidupan sehari-hari rakyat Amerika Latin yang kerap melawan lagi dan lagi.
Kudeta Honduras di Abad ke-21
Memasuki abad ke 21, sebuah gelombang revolusioner berkobar di Amerika Latin. Kali ini gelombang revolusi ini bukan dikobarkan dengan moncong senjata pasukan-pasukan gerilya seperti pada tahun 1960-80, tetapi dengan partisipasi massa yang aktif di perkotaan. Dimulai di tanah Venezuela dengan gerakan Bolivarian, gelombang revolusi ini mempengaruhi seluruh Amerika Latin.
Presiden Zelaya yang terpilih pada tahun 2005 ditumbangkan oleh kelas oligarki Honduras karena kebijakan-kebijakannya yang dinilai berbahaya bagi kepentingan modal. Beberapa kebijakan yang progresif yang diterapkan oleh pemerintahan Zelaya adalah kampanye pemberantasan buta huruf yang mengambil model program serupa di Kuba dan Venezuela, upaya peningkatan layanan kesehatan bagi kalangan-kalangan miskin di masyarakat (termasuk akses terjangkau untuk obat, beasiswa penuh bagi mahasiswa kedokteran untuk belajar di Kuba), pemotongan bunga pinjaman bagi para petani kecil, serta kenaikan upah minimum sebesar 60%.
Selain itu Zelaya juga berusaha mematahkan monopoli perusahaan-perusahaan multinasional dalam urusan impor BBM. Dia juga menandatangani perjanjian untuk mengimpor obat-obatan generik yang lebih murah dari Kuba dan Venezuela untuk menggantikan impor mahal dari perusahanan-perusahaan farmasi multinasional.
Inilah alasan mengapa kaum oligarki Honduras bergerak menumbangkan Zelaya pada tanggal 28 Juni lalu. Dengan bantuan tentara, Zelaya diculik dari istana presidennya dan diasingkan ke Kosta Rika. Alasan bahwa Zelaya harus ditumbangkan karena dia berusaha mempertahankan kekuasaannya (dengan menghapuskan batasan jabatan presiden) melalui referendum adalah satu kebohongan. Bahkan jika ini benar, bukankah referendum rakyat adalah justru demokratis. Bila rakyat menghendaki Zelaya untuk kembali menjadi presiden Honduras karena dinilai melakukan pekerjaaan yang baik, bukankah ini adalah demokrasi?
Akan tetapi, masalah utamanya bukanlah karena rencana referendum Zelaya. Ini hanyalah alasan untuk menurunkan Zelaya yang tindakannya mulai mengancam kepentingan kaum modal di Honduras. Terutama di saat gelombang perubahaan sedang menyapu Amerika Latin, kebijakan progresif Zelaya dilihat sangat berbahaya karena dapat mendorong rakyat Honduras untuk menjadi lebih radikal.
Zelaya sendiri sebenarnya datang dari keluarga yang kaya raya. Dia memiliki bisnis besar di peternakan dan perhutanan. Dia datang dari kelas oligarki. Seorang teman Zelaya, seorang pengusaha tekstil bernama Adolfo Facusse yang merupakan presiden Asosiasi Industri Nasional, mengatakan bahwa: “Zelaya adalah salah satu dari kelompok kita, namun dia kehilangan kontrol.” Ya, Zelaya adalah bagian dari elit Honduras, akan tetapi dia dicampakkan oleh teman-temannya dan juga partainya (Partai Liberal Honduras) karena setelah menjadi presiden dia mulai melakukan kebijakan-kebijakan untuk rakyat miskin Honduras. Presiden Dewan Bisnis Swasta di Honduras, Amilcar Bulnes, mengatakan bahwa dia dan teman-teman Zelaya telah memperingati dia untuk tidak melakukan kebijakan-kebijakan seperti Chavez: “Kita menyuruh dia untuk tidak melakukan hal-hal tersebut, dan dia tidak memperdulikan kita”.
Tindakan Zelaya adalah manifestasi dari berkobarnya gelombang perubahan di Amerika Latin. Kadang-kadang, bahkan individu dari kelas yang berseberangan dapat terdorong ke kiri karena tekanan massa. Tetapi seperti yang kita saksikan, individu ini akan langsung ditentang dan dipotong dari kelas asalnya tanpa ragu-ragu. Teman-teman Zelaya, seluruh kelas oligarki, tidak segan-segan mengusir Zelaya dari negaranya sendiri dengan kudeta militer.
Intervensi AS
Kudeta ini segera ditentang oleh banyak negara di Amerika Latin, dan yang mengejutkan ini juga ditentang oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya. Apakah ini karena Amerika yang biasanya mendukung rejim-rejim diktatur dan aktif menumbangkan pemimpin-pemimpin popular telah menjadi sebuah pemerintah yang benar-benar demokratis dan menghormati kemandirian bangsa-bangsa lain? Ternyata bila kita lihat lebih jauh, bukanlah begitu. Dalam periode revolusioner yang sedang melanda Amerika Latin dan posisinya yang lemah, Amerika Serikat merasa bahwa kudeta militer bukanlah cara yang terbaik untuk menyingkirkan Zelaya. Secara prinsipil, Amerika telah menunjukkan ketidaksetujuaan dengan kebijakan-kebijakan Zelaya yang mengancam kepentingan ekonomi AS dan juga dinilai subservif. Bahkan pemerintah AS mendukung tuduhan para pelaku kudeta bahwa Zelaya telah melanggar konstitusi dengan rencana referendumnya.
Obama pada hari Senin (10 Agustus) menyatakan kembali dukungannya kepada Zelaya. Pada saat pertemuan tri-lateral dengan Presiden Meksiko Felipe Calderon dan Perdana Menteri Kanada Stephen Harper, dia mengatakan bahwa “Presiden Zelaya tetap merupakan presiden yang terpilih secara demokratis dan demi rakyat Honduras, ketertiban demokrasi dan konstitusi harus dipulihkan.”
Tetapi pada saat yang sama, Departemen Luar Negeri AS (State Department) baru saja mengeluarkan sebuah surat pernyataan yang menarik dukungan mereka terhadap Presiden Zelaya. Surat tersebut mengatakan bahwa kudeta ini terjadi karena Zelaya mengambil sikap provokatif: “Kita juga mengakui bahwa kekeraskepalaan Zelaya untuk mengambil aksi-aksi yang provokatif telah menyebabkan polarisasi di dalam masyarakat Honduras dan menghasilkan sebuah konfrontasi yang mengakibatkan tersingkirnya dia”. (‘We also recognize that President Zelaya's insistence on undertaking provocative actions contributed to the polarization of Honduran society and led to a confrontation that unleashed the events that led to his removal,”) Dalam surat ini jelas kalau Pemerintah AS menyalahkan Presiden Zelaya yang mencoba meringankan beban rakyat miskin Honduras, dan tindakan ini dilihat sebagai “provokatif”. Surat tersebut juga menyatakan secara eksplisit bahwa Pemerintah AS tidak akan mendukung Zelaya: “Kebijakan dan strategi kita tidaklah berdasarkan mendukung posisi atau individu tertentu.” (“Our policy and strategy for engagement is not based on supporting any particular politician or individual.”)
Ini menunjukkan adanya perpecahan di dalam pemerintah AS dalam menanggapi masalah Honduras. Di satu pihak adalah kubu seperti Obama yang terpaksa mendukung Zelaya, walaupun hanya secara diplomatis, karena jelas dia disingkirkan secara tidak demokratis. Obama naik ke panggung politik dengan mengkritik kebijakan luar negeri AS di bawah George W. Bush dan di bawah presiden-presiden lalu yang terlibat dalam banyak intervensi dan usaha kudeta di seluruh dunia. Obama sendiri telah mengakui keterlibatan AS di dalam kudeta 1953 di Iran dimana Perdana Menteri Mosaddeq disingkirkan dan menyesali intervensi-intervensi AS di Amerika Latin. Oleh karena itu, dia harus tetap memegang prinsip ini untuk menjaga dukungannya, walaupun ini harus dilakukannya dengan hati-hati karena secara prinsipal kebijakan-kebijakan Zelaya bertentangan dengan kepentingan AS. Inilah mengapa dukungan Obama terhadap Zelaya hanya sebatas retorika tanpa aksi sama sekali. Di pihak yang lain adalah politisi-politisi garis keras di Amerika, terutama dari kubu Republikan, yang secara terbuka menyambut kudeta di Honduras dengan gembira. Anggota Senat Republikan Jim Demint mengatakan: “…Presiden Obama harus mengakhiri dukungannya untuk Zelaya yang melanggar hukum dan berusaha menjadi seorang diktatur ala-Chavez.” (“… what is necessary is for President Obama to end his support for Zelaya who broke the law and sought to become a Chavez-style dictator”)
Jadi jelas kalau pernyataan dukungan Obama dan pemerintahan AS semenjak kudeta Honduras itu adalah seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Pada akhirnya, tidak ada dukungan yang riil sama sekali untuk mengembalikan Presiden Zelaya.
Honduras Sekarang
Setelah kembali ke Honduras secara diam-diam, Zelaya telah berdiam di Kedutaan Besar Brazil selama lebih dari 2 bulan, dan lokasi ini telah menjadi pusat perlawanan terhadap rejim kudeta Honduras. Rejim Micheletti telah melakukan represi-represi terhadap pendukung Zelaya dan korban telah berjatuhan. Zelaya masih belum dikembalikan ke posisi dia. Kongres Honduras, yang didominasi oleh perwakilan dari kelas penguasa, telah menolak secara mentah-mentah dikembalikannya Presiden Zelaya. Rejim kudeta ini berhasil memperdayai Zelaya untuk bernegosiasi guna mengulur-ulur waktu dan meredamkan gejolak rakyat dengan represi.
Pada tanggal 29 November, pemilu dilaksanakan oleh rejim ini. Akan tetapi rakyat menolak untuk berpartisipasi di dalam pemilu yang tidak sah ini. Abstensi mencapai 65% - 75% menurut laporan dari Front Perlawanan Nasional Melawan Kudeta. Pemilu yang tidak sah ini “dimenangkan” oleh Pepe Lobo dari Partai Nasional. Media-media besar melaporkan bahwa 60% rakyat mengikuti pemilu, yang jelas-jelas adalah sebuah kebohongan guna memberikan legitimasi kepada rejim kudeta ini. Ini dilakukan untuk memberikan alasan kepada Amerika Serikat untuk mengakui hasil pemilu ini dan mengubur perlawanan rakyat Honduras.
Banyak pelajaran yang bisa ditarik dari peristiwan ini. Pertama, bahwa pada analisa terakhir parlemen borjuis tidak dapat digunakan oleh rakyat untuk melawan kaum borjuis. Negosiasi-negosiasi yang ditawarkan oleh kaum borjuis melalui Kongres telah menunjukkan hal tersebut. Mereka hanya ingin mengulur-ulur waktu. Pada momen-momen kritis seperti di Honduras hanya perlawanan di jalan-jalan oleh rakyatlah yang dapat mematahkan kudeta, dan rakyat Honduras telah menunjukkan keberanian mereka. Kedua, dibutuhkan sebuah kepemimpinan yang bisa menawarkan ide dan strategi yang tepat untuk melawan kaum oligarki. Kepemimpinan perlawanan yang tidak tertempa dalam ide dan strategi di momen-momen kritis jatuh ke dalam perangkap demokrasi borjuis. Ini adalah kesalahan yang fatal.
Tingkat abstensi yang besar dalam pemilu presiden ini telah meletakkan sebuah basis untuk perlawanan selanjutnya. Hanya gerakan melawan kapitalisme dan menuju sosialisme yang bisa mematahkan kaum oligarki, dan kaum buruh dengan aliansi dengan kaum tani adalah satu-satunya kelas yang mampu membawa Honduras keluar dari kediktaturan sekarang ini.

(militanindonesia.org)
 
Support : NGUSUL | E-JURNAL | PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © Desember 2013. JURNAL Today - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai
Proudly powered by Blogger